Sesaat anda di Paris kemudian terbang ke hutan tropic di Amazon Amerika Selatan. Memandangi Piramid Giza yang memukau tiba-tiba anda terbang melesat ke genangan banjir sepinggang di Kota Jakarta….Atau ingin melihat bagaimana bentuk rumah kita dari satelit? Atau bagi backpacker/traveller melihat selak beluk kota yang akan dikunjungi, mengetahui lokasi hotel, airport, stasiun MRT, dll..
Apakah cerita di atas sebuah mimpi atau lamunan? tidak, 100% tidak ini adalah kenyataan walau sifatnya adalah virtual travel menggunakan salah satu software gratisan (freeware) dari Google salah satu penyedia layanan mesin pencari (search engine) dunia yang sangat terkenal.
Apa itu Google Earth ?
Adalah software yang menyajikan globe dunia virtual yang menggabungkan beberapa sumber yaitu dari photo satelit, photo udara dan Sistem Geographic 3D. Software ini dibagi menjadi 3 bagian menurut license-nya:
- Free Version (gratis) dengan fasilitas terbatas
- Google Earth Plus dengan beberapa fasilitas tambahan (US$ 20/tahun)
- Google Earth Pro untuk kebutuhan komersial seperti perencanaan pembangunan bendungan, airport, tower listrik yang membutuhkan photo udara yang akurat (US$400/tahun) Bagaimana mendapatkan Google Earth (GE)?
Untuk mendapatkan software GE free caranya sangat mudah tinggal klik ke situs berikut http://earth.google.com/download-earth.html . PC anda akan mendownload setup file dengan kapasitas sekitar 14 MB dengan lama waktu download tergantung dengan koneksi internet yang anda gunakan. Setelah download selesai anda klik 2x file setup dan ikuti semua instruksi sampai proses instalasi selesai. Apakah PC saya bisa menjalankan GE?
Untuk dapat menampilkan image yang bagus spek minimum PC yang digunakan sbb:
• Operating System: Windows XP
• CPU: Pentium 4 2.4GHz+ or AMD 2400xp+
• System Memory (RAM): 512MB RAM
• Hard Disk: 2GB free space
• Network Speed: 768 Kbits/sec (Dial up: telkomnet, GPRS tidak rekomen, bikin frustasi, lambreta bgt. Speedy dan 3-G boleh lah)
• Graphics Card: 3D-capable with 32MB of VRAM
• Screen: 1280×1024, “32-bit True Color” screen
• Keyboard & mouse
Detail info Bagaimana menentukan koordinat?
Pada waktu kita SMP/SMA dulu munkin pernah belajar menentukan koordinate dan bagaimana dunia dibagi menjadi Garis lintang dan Garis Bujur (detail)

Garis Lintang (Latitude)
Garis ini adalah garis yang membelah bumi secara vertikal (tegak). Dimulai dari garis tengah bumi (equator/katulistiwa) 0° Dari equator ke atas disebut Lintang Utara 90°N (North) pada kutub utara dan ke bawah disebut Lintang Selatan 90° S (South) ada kutub Selatan. Garis Lintang ini biasanya digunakan untuk menentukan perbedaan musim, tropis (equator), sub tropis, dan dingin (mendekat ke kedua kutub).
Penulisan biasanya dengan memberi simbol derajat : 10° N atau 12 °S tapi untuk GE biasanya ditulis 10 (untuk North/Utara) dan -12 (untuk South/Selatan).
Garis Bujur (Longitude)
Garis ini membelah bumi secara horizontal (Barat ke Timur/West to East) dari Kanan (West) ke kiri (East). Titik mulai 0° West adalah di di Kota Greenwich dekat London Inggris. Garis Bujur ini biasanya digunakan untuk menentukan perbedaan waktu. Sehingga dikenal GMT + 7 (Greenwich Mean Time) untuk WIB yang berarti pada saat WIB Pukul 7.00 pagi, GMT pukul 00.00
Penulisan Koordinat
Penulisan koordinat suatu titik di bumi adalah pertemuan dari Garis Lintang dan Garis Bujur.
Contoh Kota Jakarta terletak di 6° 7′ 59.88″ S, 106° 45′ 0″ E (Titik Lintang, Titik Bujur) . Untuk entry ke GE koordinat ini ditulis sbb -6 7 59.88, 106 45 0. Ada spasi antara derajat, menit dan detik dari koordinat, tanda minus pada titik lintang menandakan South (Selatan).
Contoh lain koordinate Patung Liberty di USA 40°41’23.24″N, 74° 2’43.31″W,
ditulis 40 41 23.24, -74 2 43.31 tanda minus pada titik bujur menandakan West (Barat).
Ada beberapa cara penulisan koordinat lain seperti dalam bentuk desimal, UTM dll tapi sementara ini cara ini yang termudah untuk menentukan koordinat di GE.
Saya yakin 1 dekade yang akan datang penulisan alamat akan menggunakan koordinat ini mengingat sangat akurat dan unik untuk setiap titik di bumi ini. Jadi kalau kita ditanya alamat rumah cukup sebutkan deretan angka di atas. So simple isn’t it? Tidak perlu lagi RT sekian, RW sekian, Jalan anu, Kelurahan itu. Sehingga lagu “RT 5, RW 2, 10 nomor rumahku, Jalannya….” tidak didengung-dengungkan lagi.
Menjalankan Program GE
Cukup mengklik icon Google Earth di desktop anda, dan periksa kembali koneksi internet anda terhubung, karena GE ini sifatnya online apabila pada waktu boot program dideteksi tidak ada jaringan internet makan program ini akan memberikan warning.
Tampilan
Tampilan software GE terdiri dari peta bumi dengan tombol navigasi menggunakan mouse, klik mouse kiri untuk mengeser/memutar bola dunia ke kiri-kanan, atas-bawah. Untuk Zoom in, gunakan Tombol Tengah Mouse geser ke bawah. Zoom out, Tombol Tengah geser ke atas.
Dari setiap bagian image yang tampil dilayar monitor anda, GE akan men-streaming dari 0% (gambar kelihatan kabur/tidak detail) s.d 100% (gambar jelas). Lama streaming ini tergantung dengan koneksi internet anda.
GE mengambil photo satelit/photo udara secara berkala, sehingga image yang disajikan tidaklah realtime, bisa jadi image itu diambil beberapa bulan/tahun yang lalu tergantung dengan seberapa penting lokasi ini.
Untuk kota seperti Jakarta, Singapore, Newyork dll anda dapat melihat dengan jelas/detail sampai dengan ketinggian 10 m, namun untuk lokasi pedalaman bisa jadi gambar yang tampil tidak jelas (kabur) ini karena satelit tidak memphoto lokasi itu dengan detail.